• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Bocah 10 Tahun di Lombok Tewas Tersengat Listrik Saat Isi Daya Ponsel Miliknya


Bocah 10 Tahun di Lombok Tewas Tersengat Listrik Saat Isi Daya Ponsel Miliknya

LOMBOK GROUP NEWS | Hendak mengecas Hand-Phone, Seorang anak yang masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar (SD), bernama Rizki Abi Fadlolah (10) tahun asal Gubug KUD Dusun Gubug Barat Selatan Desa Pringgasela Kecamatan Pringgasela Lombok Timur, tewas meregang nyawa lantaran tersengat arus listrik. Peristiwa itu terjadi dirumah orang tuanya didusun setempat Jum’at (26/2/2021) sekitar pukul 18.30 Wita.⁣

Rizki panggilan akrabnya, seorang bocah yang riang ceria itu, harus tewas mengenaskan tersengat aliran listrik dari kabel pengisi daya miliknya. ⁣

Salah seorang keluarga sekaligus tetangga Rizki, Inaq Pahriah mengatakan, pada sore hari sekitar pukul 17.00, ia masih bermain dengan Rizki di halaman rumahnya. Namun, saat adzan magrib tiba, Rizki meminta izin pada Pahriah untuk pulang mandi.⁣

“Sorenya saya masih bermain dengan dia (Rizki – red) dan magribnya dia pulang sambil menjinjing sandalnya,” ucap Inaq Pahriah kepada Inside Lombok saat ditemui di rumahnya, Sabtu (27/02/2021). ⁣

Pada saat itu, Rizki hanya berdua dengan kakaknya di rumahnya, akan tetapi kakaknya sedang di kamar mandi. Menunggu kakaknya selesai mandi, Rizki pun berinisiatif untuk mengisi daya ponsel miliknya dengan mengenakan handuk yang terlilit di pinggangnya. ⁣

“Dia mencabut pengisi daya itu dari ponsel kakaknya, dan pada saat akan mengisi daya pada ponselnya tiba-tiba ia tersengat listrik dari kabel pengisi daya itu,” tutur Pahriah. ⁣

Pada saat kakak Rizki masuk ke dalam rumah, ia melihat Rizki dalam keadaan tengkurap dan pengisi daya ponsel yang melekat di bagian dadanya yang membuat dada Rizki berlubang sembari mulutnya mengeluarkan busa. Kaget melihat kondisi Rizki, kakaknya pun berlari keluar memanggil bapaknya, yang saat itu sedang berada di kandang sapi. ⁣

“Pas bapaknya masuk dan membalikkan badan Rizki, bapaknya melihat Rizki sudah dalam keadaan tangan yang sudah terlipat di dada, seperti orang mati pada umumnya. Seolah dia sudah bersiap menghadap sang ilahi,” ungkapnya. ⁣

Melihat Rizki dalam keadaan sepeti itu, Rizki langsung dilarikan ke Puskesmas Pringgasela, akan tetapi nyawa Rizki tidak bisa tertolong. Sontak tangis keluarga pecah di puskesmas ketika melihat Rizki sudah tidak bernyawa lagi.

Baca Juga:  Mirip, Perhatikan Pola Penulisan Surat Wasiat Pelaku Teror di Makassar Dan Jakarta

“Keluarga Korban menerima kejadian ini sebagai suatu musibah dan tidak akan melaksanakan otopsi dengan membuat surat pernyataan penolakan otopsi.Terang Kapolsek Peringgasela.

Kapolres Lotim melalui Kasubbag Humas Menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat untuk tetap melakukan pengawasan terhadap anak-anaknya.

“kami juga menghimbau kepada seluruh lapisan Masyarakat, jika menemukan hal yang dirasa dapat mengganggu Stabilitas Kamtibmas, agar segera melaporkan hal tersebut kepada pihak Kepolisian untuk segera dilakukan penanganan lebih lanjut” pungkasnya.