Dipolitisasi Di KPK, Ini Tanggapan Bijak Petinggi Taliban Saat Wawancara Ekslusif Narasi TV

LOMBOK GROUP NEWS | Warganet Indonesia mengacungkan jempol terhadap salah satu media Indonesia, Narasi TV. Hal tersebut lantaran keberaniannya mewancarai lansung petinggi Taliban dan tanpa mengutip berita dari media-media barat yang kerap framing negatif.
Sebagai Negara Muslim Terbesar, media Indonesia diharapkan dapat lansung melakukan atau mencari tahu kebenaran sebuah peristiwa tanpa mengutip dari sumber-sumber media yang cendrung Islamophobia.
Hal itu juga disampaikan juru bicara Taliban, Dr. Suhail Shaheen saat diwawancarai secara Ekslusif Tim media Narasi TV yang diupload melalui chanel youtubenya, Narasi Newsroom Senin (30/8).
Dalam wawancara tersebut, Jurnalis Narasi TV mempertanyakan peran Indonesia dalam mengubah paradigma mengenai citra Taliban di mata dunia.
“Ya, Indonesia bisa mengambil peran yang sangat besar. Saya pikir ini wawancara pertama kami (dengan media Indonesia), Padahal semestinya sekarang sudah banyak wawancara dengan media Indonesia” ujar Dr. Suhali.
“Kami memiliki harapan besar dari Indonesia sebagai saudara seiman dan Negara Islam yang hebat. Jadi kami harap mereka bisa melakukan sesuai ekspektasi yang kami miliki terhadap mereka (Indonesia)” lanjutnya.
Dalam wawancara tersebut, Jurnalis Narasi TV juga mempertanyakan fenomena yang menarik di Indonesia berkaitan dengan politisasi Taliban untuk pelemahan KPK atau membungkam kelompok kritis (kepada pemerintah.
“Saya tidak tahu tentang gejolak politik internal Indonesia karena saya tidak tahu detailnya, jika saya tahu saya akan menyampaikan pandangan saya pada kamu. Sampai sekarang, saya tidak bisa berkomentar tentang itu” Jawab Jubir Taliban, Dr. Suhali
“Tapi di masa depan ketika saya rapat dengan perwakilan anda saya akan tanya dan tahu lebih dalam dan dengan jelas saya akan bisa menjawab pertanyaan anda” Tutupnya.