• Lombok, Nusa Tenggara Barat

BERAPA BANYAK YANG SUDAH MEMBUANG ISLAM KARENA MENINGGALKAN JUMATAN?




Tahukah anda bahwa meninggalkan sholat jum’at dengan sengaja secara berturut-turut maka dianggap membuang agama islam dari dirinya.
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam bersabda,

من ترك الجمعة ثلاث جُمَع متواليات، فقد نبذَ الإِسلام وراء ظهره
Siapa yang MENINGGALKAN JUMATAN 3 kali berturut-turut, berarti dia telah MEMBUANG ISLAM. HR. Abu Ya’la لَيَنْتَهِيَنَّ أَقْوَامٌ عَنْ وَدْعِهِمُ الْجُمُعَاتِ، أَوْ لَيَخْتِمَنَّ اللهُ عَلَى قُلُوبِهِمْ، ثُمَّ لَيَكُونُنَّ مِنَ الْغَافِلِينَ

Hendaknya orang yang suka meninggalkan jumatan itu menghentikan kebiasaan buruknya, atau Allah akan MENGUNCI MATI HATINYA, kemudian dia menjadi orang GHAFILIN (orang lalai). HR. Muslim 865

Baca Juga:  Waaa... Ini Loh Manfaat Suami Menghisap Payudara Bagi Kesehatan Istri

مَنْ تَرَكَ الْجُمُعَةَ، ثَلَاثًا، مِنْ غَيْرِ ضَرُورَةٍ، طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ
Siapa yang meninggalkan jumatan 3 kali, bukan karena darurat, Allah akan mengunci hatinya. HR. Ibnu Majah 1126

مَنْ تَرَكَ ثَلَاثَ جُمَعٍ تَهَاوُنًا بِهَا طَبَعَ اللَّهُ عَلَى قَلْبِهِ
Siapa yang meninggalkan 3 kali jumatan karena meremehkan, maka Allah akan mengunci hatinya. HR. Ahmad 15498, Nasai 1369, Abu Daud 1052

من ترك ثلاث جمع متواليات من غير عذر طبع الله على قلبه
Siapa yang meninggalkan jumatan 3 kali berturut-turut tanpa udzur, Allah akan mengunci mati hatinya. HR. At-Thayalisi
مَنْ سَمِعَ الْأَذَانَ ثَلَاثَ جُمُعَاتٍ ثُمَّ لَمْ يَحْضُرْ كُتِبَ مِنَ الْمُنَافِقِينَ
Siapa yang mendengar adzan jumatan 3 kali, kemudian dia tidak menghadirinya maka dicatat sebagai ORANG MUNAFIK. HR. Thabrani
الْجُمُعَةُ حَقٌّ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فِي جَمَاعَةٍ إِ أَرْبَعَةً: عَبْدٌ مَمْلُوْكٌ، أَوِ امْرَأَةٌ، أَوْ صَبِيٌّ، أَوْ مَرِيْضٌ
Jum’atan adalah hak yang wajib atas setiap muslim dengan berjamaah, selain atas empat (golongan):
1. budak sahaya,
2. wanita,
3. anak kecil, atau
4. orang yang sakit. HR. Abu Dawud

Baca Juga:  Mengenal Mani, Wadi Dan Madzi Oleh Abu ‘Uzair Boris Tanesia

juga tidak wajib bagi yang sedang safar dan yang sedang di Padang Arafah menunaikan haji wada’
Rasulullah shallallahu alaihi wassalam dahulu melakukan safar/bepergian dan dia tidak salat Jum’at dalam safarnya.
Ketika nabi shallallahu alaihi wassalam menunaikan haji wada’ di Padang Arafah (wukuf) pada hari Jum’at, dia salat zhuhur dan ashar dengan menjamak keduanya dan tidak salat Jum’at.
Semoga bermanfaat.

Tags :