Dugaan Keterlibatan Aparat Dan Birokrat Memenangkan Kerabat Presiden?

Pilkada Medan, paslon nomor urut 01, Akhyar-Salman hanya diusung Partai Demokrat dan PKS. Mereka akan melawan menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution yang berpasangan dengan Aulia Rachman.
Pasangan nomor urut 02 itu diusung delapan partai politik antara lain PDIP, Gerindra, Golkar, NasDem, PPP, PAN, Hanura, dan PSI.
Selain diusung delapan partai, untuk memenangkan menantu jokowi itu juga diduga beberapa aparat keamanan dan birokrat dilibatkan untuk turun gunung.
Majalah tempo edisi 5 desember 2020 yang ditulis oleh Hussein Abri Dongoran mempublikasikan artikel ksusus hasil penelusurannya dengan judul “UTUSAN ISTANA DI MEDAN PILKADA” menyebut, Aparat keamanan dan birokrat disinyalir ikut membantu memenangkan keluarga Presiden Joko Widodo dalam pemilihan kepala daerah.
Tidak hanya itu, dalam tulisan itu juga menyebut Staf jokowi pun disebut ikut menarik dukungan partai politik dan kemenangan putra presiden itu pun hanya menunggu waktu saja.
Lebih lanjut, Majalah tempo dalam unggahan akun twitternya juga menyebut Lima pengurus partai pendukung pemerintah dari PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, PAN, dan PPP membenarkan kabar pengerahan aparat pemerintah untuk membantu memenangkan menantu Jokowi, Bobby Nasution di pilkada Medan.
Selengkapnya hasil penelusuran Majalah TEMPO dapat dibaca ‘DISINI‘