• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Komisaris PELNI Yang Batalkan Kajian Ramadhan KH. Cholil Nafis Diduga Penyuka Waria


Komisaris PELNI Yang Batalkan Kajian Ramadhan KH. Cholil Nafis Diduga Penyuka Waria

LOMBOK GROUP NEWS – Komisaris independen Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Dede Budhyarto menjadi bulan-bulanan warganet twitter. hal tersebut lantaran pembatalan kajian Ramadhan PELNI yang diisi oleh beberapa Ustadz yang diduga radikal.

Beberapa diantara pengisi kajian tersebut adalah salah satunya Ketua MUI Pusat KH. Cholil Nafis.

“Sehubungan flyer info penceramah dlm kegiatan Ramadhan di lingkungan PT @pelni162 dr Badan Dakwah Pelni yg sudah beredar luas perlu saya sampaikan bahwa: Panitia menyebarkan info terkait pembicara Ramadhan belum ada ijin dari Direksi. Oleh sebab itu kegiatan tsb DIBATALKAN” Tulis mantan relawan jokowi itu di akun twitter pribadinya @kangdede78, Kamis (8/4/2021).

Baca Juga:  Bikin Gaduh Pertamina, Anggota Komisi VI DPR RI Usul Jokowi Pecat AHOK

Lebih lanjut, dalam unggahan twitternya, Dede juga menyebut pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah dicopot.

“Ini pelajaran sekaligus WARNING kpd seluruh BUMN, jangan segan-segan MENCOPOT ataupun MEMECAT pegawainya yg terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sdktpun, BERANGUS” tutup Dede.

Warganet yang geram dengan unggahan tersebut pun menanggapinya dengan beragam komentar. bahkan hingga membongkar sosok seorang Komisaris yang juga merupakan relawan jokowi tersebut.

Salah satu warganet dengan akun twitter @m1n4_95 misalnya, dalam unggahannya ia mempertanyakan sosok foto seorang pria yang tampak tertidur bertelanjang dada dan bermesraan bersama pasangannya.

Baca Juga:  Bukti Kebenaran Surat Ar-Rahman:19-29 dan Al-Furqan:53 Tentang Dua Air laut yang Tidak bisa Menyatu

Tidak hanya itu, akun tersebut juga mengunggah tangkapan layar sebuah percakapan whatsapp yang diduga merupakan chat lama milik seorang Komisaris dengan seorang waria.

“Ada yg kenal org ini…?? Konon katanya dia adlh BuzzeRp, Jokower, Komisaris BUMN, suka teriak radikalisme dan penyuka Bencong” tulis akun @m1n4_95, Ahad (11/4/2021).

Selain itu, tangkapan layar sebuah tweet lama milik Dede (Komisaris PELNI) terkait soal Agama yang dianutnya juga beredar luas. Pantauan tim Lombok Group News, tweet yang beredar tersebut adalah pengakuan Dede soal Agama yang dianutnya berubah-ubah, selain mengaku Islam di tweet lainnya juga ia mengaku sebagai seorang Katholik.

Baca Juga:  Gila! Menag Bandingkan Aturan Toa Masjid Dengan Gonggongan Anjing

Hingga berita ini diterbitkan, media masih menunggu klarifikasi Dede Budhyarto soal isu-isu yang yang menyebar di media sosial.