Berkata Kasar ke Gubernur Anies Baswedan, Sosok Kemal Arsjad Ternyata Pernah Terjerumus Narkotika

LOMBOK GROUP NEWS | Komisaris Independen PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Kemal Arsjad kini tengah ramai diperbincangkan oleh netizen di media sosial Twitter.
Pasalnya, Kemal Arsjad ketahuan ingin meludahi wajah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal itu ditulis Kemal Arsjad melalui akun Twitter pribadinya pada Sabtu, 26 Juni 2021 lalu.
Meski saat ini cuitan tersebut telah dihapus, namun netizen berhasil menyimpan gambar tangkapan layar di mana Kemal Arsjad menuliskan kata-kata tak pantas kepada Anies Baswedan.
Siapa Kemal Arsjad?
Dikutip dari situs Tribun Timur, Kemal Asjad adalah sarjana pemasaran lulusan Universitas Pelita Harapan dan merupakan sosok pendiri Better-B, pembuat aplikasi BlackBerry melalui bendera PT Diantara Kode Digital (DKD) pada Desember 2008.
Kemal sendiri “kejeblos” di dunia TI lantaran pergaulannya yang cukup intim dengan pengguna ponsel pintar BlackBerry lainnya melalui milis ID-BlackBerry.
Dari situ, ide mengoptimalkan perangkat BlackBerry terus bermunculan.
Pada Maret 2008, bersama beberapa temannya, Kemal coba mengutak-atik BlackBerry dan menciptakan aplikasi yang intinya dapat memudahkan konsumen dalam menggunakan ponsel ini.
“Waktu itu kami perlu me-refresh memory. Meski tidak tahu caranya, terpikir juga kenapa kami tidak buatkan setting-nya sekalian di dalam BlackBerry,” ujar pria kelahiran tahun 1976 yang berhasil bangkit dari ketergantungannya pada narkotika itu dikutip dari Kompas.com.
Sembari kuliah di Jurusan Marketing UPH, pada 1994, Kemal menjalankan bisnisnya, mengelola gokart off road dan berbagai event organizer di Bukit Sentul.
Bisnisnya lumayan sukses.
Tapi, sayang, Kemal terjerumus dalam dunia obat-obatan terlarang. Alhasil, kuliahnya pun molor tujuh tahun dan hampir drop out (DO).
Bukan itu saja. Duitnya nyaris habis.
“Pada tahun 2000, saya bangkrut dan sempat tidak punya apa-apa lagi,” kenang Kemal. Untungnya, ia bisa lulus kuliah pada 2001.
Kemal juga pernah membangun positioning Better-B sebagai mobile marketing.
Aplikasi pertama yang dibuatnya adalah XL Mall, sebagai toko maya BlackBerry pertama untuk pelanggan ritel dan korporat BlackBerry dunia.
Melalui XL Mall, pelanggan dapat membeli berbagai aplikasi seperti wallpaper, ringtone, lagu fulltrack dan aneka tip ber-BlackBerry dengan harga Rp 5-15 ribu per aplikasi.
Better-B telah menyediakan sebanyak 30 aplikasi untuk pelanggan BlackBerry XL, baik ritel maupun korporat. Saat ini, menurut Kemal, lebih dari 40.000 pelanggan BlackBerry XL aktif mengakses aplikasi XL Mall setiap bulannya. (*)