• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Budi Djarot, KORLAP Pembakar Poster Habieb Rizieq Meninggal Dunia


Budi Djarot, KORLAP Pembakar Poster Habieb Rizieq Meninggal Dunia

LOMBOK GROUP NEWS | Kabar duka datang dari Gerakan Jaga Indonesia (GJI). Pentolan Gerakan Jaga Indonesia Budi Djarot dikabarkan meninggal dunia tadi sore sekitar pukul 17:45 WIB.

“Betul, (meninggal dunia) tadi sore, jam 17.45 WIB,” kata Sekjen Gerakan Jaga Indonesia Aldi Nababan saat dihubungi, Ahad (27/6/2021).

Aldi mengatakan jenazah Budi Djarot akan dimakamkan besok di Ciputat, Tangerang Selatan. Pemakaman direncanakan akan dilakukan esok pagi.ad

“Rencana beliau akan dimakamkan besok pagi di TPU Jombang, Ciputat,” katanya.

Aldi tidak menjelaskan lebih lanjut penyakit yang diderita Budi Djarot. Dia meminta maaf atas kesalahan yang pernah dilakukan mendiang Budi Djarot.

Baca Juga:  [BREAKING NEWS] Menantu HRS Dan 6 Pentolan FPI Lainnya Resmi Ditahan

“Saya mohon maaf, kepada teman-teman wartawan kalau ketemu dengan beliau di lapangan kalau salah saya minta maaf,” kata dia

Sebelumnya diketahui, Budi Djarot merupakan salah satu sosok Korlap pembakar spanduk milik Habieb Rizieq Shihab yang sempat viral 2020 silam dan sempat diincar oleh beberapa pendukung Habieb Rizieq.

Koordinator Lapangan (Korlap) demo yang membakar poster Habib Rizieq Syihab, Budi Djarot lari dari rumahnya setelah didatangi beberapa umat Islam, Senin (27/7/2020) malam.

“Kami tidak terima foto Imam Besar kami dibakar,” ungkap salah satu warga pendukung HRS.

Baca Juga:  Mantan KSAD: TNI Yang Garang Di Kota, Di Hutan Jadi KUCING

Warga yang mendatangi rumah Budi Djarot meminta pertanggungjawaban adik dari Erros Djarot itu. “Harus tanggungjawab atas pembakaran Imam Besar kami,” jelasnya.\

Saat itu, Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI) KH Sobri Lubis ikut mengomentari pembakaran poster Habib Rizieq Syihab yang dilakukan gerombolan PKI di depan Gedung DPR/MPR, Senin (28/7/2020).

“Kita siap perang, perang dimulai,” kata Kiai Sobri Lubis kepada suaranasional melalui sambungan telepon, senin (28/7/2020).

Kiai Sobri mengatakan, polisi bisa memproses hukum gerombolan PKI yang membakar poster Habib Rizieq. “Silahkan polisi memproses hukum, masyarakat mempunyai hukum adat, umat Islam punya hukum Allah,” tutup Kiai Sobri.

Tags :