• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Ajak Bantai Palestina Sambil Joget di Tiktok, Remaja Asal Lombok Diciduk Polisi


Ajak Bantai Palestina Sambil Joget di Tiktok, Remaja Asal Lombok Diciduk Polisi

LOMBOK GROUP NEWS | Seorang remaja asal Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, ditangkap polisi, Sabtu malam, 15 Mei 2021.

Pria (23) yang diketahui seorang cleaning servis tersebut, viral setelah berjoget sembari lipsing ucapan menghina Palestina yang sedang terlibat perang dengan Israel.

Pria tersebut menyebut negara Palestina dengan nama binatang sembari mengajak untuk membantai Palestina. Ulahnya sembari berjoget menuai kecaman banyak orang.

“Palestina bab*. Mari kita bantai,” ujar pria tersebut sembari berjoget.

Kapolres Lombok Barat AKBP Bagus S. Wibowo, SIK melalui Kasubbag Humas AKP Agus Pujianto, S.Pd mengatakan karena akun Media sosial tersebut meresahkan dan viral di Media Sosial Selanjutnya pelaku di amankan oleh Unit Reskrim Polsek Gerung, Sabtu (15/5/2021).

Baca Juga:  Ducati Marah, Properti Dibuka Ilegal di WSBK Mandalika Lombok

“HL, lakilaki (23), seorang Cleaning Servis asal Kecamatan Gerung selanjutnya di bawa ke Polres Lobar untuk mengantisipasi Hal-hal yang tidak di inginkan,” ungkapnya

Pembuatan Konten Penghinaan tersebut dibuat, Sabtu (15/5/2021) pada pukul 07.00 wita di Mataram, HL memposting Konten video tersebut melalui online di Akun Media Sosial

“Melalui Konten Video yang dianggap bernada Penghinaan terhadap Palestina, kemudian HL meposting kembali di akun Media Sosial miliknya,” terangnya

“Konten tersebut di buat oleh pelaku dan di unggah melalui HP Pribadinya, menurut pengakuan Pelaku motif dibuat konten tersebut untuk iseng mengisi waktu luang,” bebernya

Baca Juga:  Meminum Kopi Itu Selain Menyehatkan Juga Memperpanjang Umur

Agus Menghimbau agar Masyarakat tetap tenang, karena telah ditangani oleh pihak Kepolisian, dan kini masih dalam penyelidikan Polres Lombok Barat

“Kasusnya sudah kami tangani, dan sedang didalami, sehingga dihimbau kepada Masyarakat untuk tetap tenang, tidak terpancing oleh isu-isu yang ingin memperkeruh situasi di Lombok Barat yang Kondusif ini,” pungkasnya. []