• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Ducati Marah, Properti Dibuka Ilegal di WSBK Mandalika Lombok


Ducati Marah, Properti Dibuka Ilegal di WSBK Mandalika Lombok

LOMBOK GROUP NEWS | Keputusan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membuka beberapa kotak berisi motor balap para rider World Superbike (WSBK) di pit building samping lintasan lurus Sirkuit Mandalika, membuat pihak Ducati meradang.

Motor-motor diketahui telah tiba di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Senin (8/11/2021) untuk dipakai dalam gelaran WSBK Indonesia 2021. Namun, rupanya ada beberapa kotak yang dibuka lebih awal, sebelum tim peserta datang, yakni milik Ducati.

Menurut laporan dari laman Speedweek, Kamis (11/11/2021) dini hari WIB, kejadian tak terduga terjadi pada Rabu (10/11/2021) siang menjelang sore WITA. Sejumlah media sosial menampilkan cuplikan seorang staf trek dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA), promotor lokal, membuka boks kargo milik Ducati.

Saat itu terlihat dengan jelas salah satu kendaraan superbike warna merah Ducati Panigale V4 R milik pabrikan Aruba.it Racing – Ducati.

Baca Juga:  Kader PSI Puji Stadion JIS: Keren Banget, Makasih Pak Anies

Foto properti milik Ducati ini tersebar di media sosial dan sejumlah pemberitaan media massa.

Pada bagian kaca depan motor tersebut tertulis nama Rinaldi. Itu artinya motor Ducati tersebut milik pembalap asal Italia, Michael Ruben Rinaldy yang kini menduduki posisi keempat klasemen sementara WSBK 2021.

Dilansir dari laman Speedweek, Kamis (11/11/2021) dini hari, Direktur Sport Ducati Corse Paolo Ciabatti marah dan tidak habis pikir dengan insiden ini. Mereka bahkan mengajukan keluhan kepada pihak WSBK. Direktur Eksekutif WSBK, Gregorio Lavilla pun meminta maaf dan langsung mengambil tindakan tegas.

Sebagian besar kru dan staf tim-tim WSBK memang belum tiba di Indonesia sampai Minggu dan Senin (14-15/11/2021) nanti. Yang datang duluan adalah logistik WSBK. Logistik tersebut di antaranya 24 kendaraan motor Superbike yang akan digunakan balapan, safety car, spare part, alat telekomunikasi, hingga sejumlah perlengkapan lain yang digunakan para pembalap dan krunya.

Baca Juga:  Pembalap Suzuki Esctar Joan Mir Keracunan Makanan di Mandalika

Untuk diketahui, kargo logistik WSBK hanya boleh dibuka oleh otoritas kepabeanan negara setempat dan tim pemilik kargo. Hal ini untuk mencegah kemungkinan terjadinya spionase dan manipulasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dikutip dari laman yang sama, Direktur Eksekutif WSBK Gregorio Lavilla, meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak Ducati. Gregorio Lavilla mengaku telah menindak tegas karyawan yang membuka kargo tersebut.

“Kami sungguh meminta maaf sebesar-besarnya. Insiden ini di luar kontrol kami. Karyawan yang membuka kargo tersebut sudah dipecat,” kata Gregorio Lavilla.

Baca Juga:  Jokowi Tidak Didampingi Bupati Lombok Tengah Saat Peresmian Sirkuit Mandalika, Ada Apa?

Kejadian ini tentu mencoreng nama Sirkuit Mandalika dan penyelenggaraan WSBK Indonesia. Padahal, ini merupakan balapan bertaraf internasional pertama yang akan dilangsungkan oleh lintasan berjarak 4,3 km tersebut.

Sirkuit Mandalika akan menjadi seri penutup Kejuaraan Dunia WSBK 2021. Dalam kalender WSBK 2021, Indonesia akan menjadi tuan rumah seri ke-13 yang akan berlangsung pada 12-14 November 2021.

Keamanan lintasan pun harus ditingkatkan, karena Sirkuit Mandalika juga akan menjadi kejuaraan balap motor paling bergengsi, yaitu MotoGP 2022. Balapan itu rencananya akan berlangsung pada bulan Maret 2022 mendatang.

LIHAT VIDEONYA DI BAWAH