• Lombok, Nusa Tenggara Barat

RI Masih di Jurang Resesi, 11 Sektor Usaha Ini Berdarah-darah


RI Masih di Jurang Resesi, 11 Sektor Usaha Ini Berdarah-darah

LOMBOK GROUP NEWS | Indonesia masih berada dalam jurang resesi pada kuartal I-2021. Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi tanah air -0,74% secara year on year (yoy) dan -0,96% qtq.

“Dari 17 sektor, ada 6 tumbuh positif dan 11 sektor negatif tapi cenderung membaik,” ungkap Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers, Rabu (5/5/2021)

Sektor yang masih tumbuh positif adalah informasi dan komunikasi sebesar 8,72%, pengadaan air 5,49% dan jasa kesehatan 3,64%. Kemudian adalah pertanian, pengadaan listrik dan gas dan real estate.

Baca Juga:  Duh!! Masalah Baru Lagi Nih, Angkasa Pura Terlilit Utang Hingga Rp 35 T

Sementara itu 11 sektor yang masih negatif adalah transportasi dan pergudangan dengan -13,12%, akomodasi dan makan minum -7,26%, dan jasa lainnya -5,15%.

Disamping itu juga ada jasa keuangan, administrasi pemerintahan, pertambangan, jasa pendidikan, industri, perdagangan dan konstruksi.

“Kontraksi terdalam transportasi dan pergudangan. kontraksi double digit dan makanan minuman -7,26%. dengan pergerakan ini proses pemulihan ekonomi akan beda per provinsi dan sektor,” ujarnya.

“Yang merah 11 sektor kontraksi. Meski kontraksi secara umum membaik tidak sedalam kontraksi kuartal IV 2020. Artinya seluruh sektor ke arah pemulihan,” jelas Suhariyanto.

Baca Juga:  BUMN Ini Tak Dikenali Sri Mulyani tapi Menerima Suntikan Dana Pemerintah Rp 3,7 Triliun

CNBC Indonesia