• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Tagar ‘Tenggelamkan_PDIP’ Bertengger di Topik Trending Indonesia


Tagar ‘Tenggelamkan_PDIP’ Bertengger di Topik Trending Indonesia

LOMBOK GROUP NEWS | Warganet twitter ramai-ramai melambungkan Tagar #Tenggelamkan_PDIP, akibatnya tagar tersebut masuk topik trending twitter Indonesia hari ini, (30/10/2021).

Dari hasil penelusuruan, tagar tersebut bertengger di topik trending Indonesia lantaran beberapa pernyataan dari ketua umum partai PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri. salah satunya adalah soal keinginan Megawati membangun patung Soekarno di semua daerah di Indonesia.

Menurut Megawati, pembangunan patung tersebut berguna untuk mengingat jasa Soekarno sebagai tokoh proklamator kemerdekaan Indonesia.

“Jadi, kalau memungkinkan, maka tentunya tidak perlu terburu-buru, karena kita sifatnya gotong royong, bikin lah di setiap daerah yang namanya patung beliau (Bung Karno),” ujar Mega dalam acara Peresmian dan Penandatanganan Prasasti Taman UMKM Bung Karno dan 16 Kantor Partai yang digelar secara virtual, Kamis (28/10).

Baca Juga:  Anies Selalu Selangkah Lebih Maju, Politisi PDIP (Gilbert) Ngamuk: "Pembangkang"

Menurut Megawati, suka tidak suka, mau tidak mau, Bung Karno merupakan proklamator Indonesia.

Oleh karena itu, pembuatan patung Bung Karno bisa jadi upaya untuk mengingatkan sosok Bung Karno kepada generasi muda.

“Ya memang itu sifatnya simbolis, tapi kalau hanya dikatakan saja memungkinkan orang akan melihat bahwa bagaimana toh sosoknya. Patung itu kan merepresentasikan sosok seseorang. Diponegoro begini, Bung Karno begitu,” ungkap Mega.

Menurut dia, pengenalan sosok pahlawan ini penting bagi generasi muda Indonesia. Megawati menilai, tanpa ada upaya mengenali sosok pahlawan itu, generasi muda tidak akan mengenal sosok pahlawan nasional.

Baca Juga:  Dubes Denmark Pasang Badan Dukung Kebijakan Anies Soal Kawasan Kota Tua Jadi LEZ

“Saya sering mengatakan, kalau bisa seluruh pahlawan ini diwujudkan di dalam bentuk fisik, sosok. Mana anak muda masih mengetahui. Saya saja kalau tidak diberitahu ayah saya, bagaimana sosok Pattimura, saya tidak tahu,” jelasnya.