• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Pelaku Unboxing Properti Ducati di WSBK Mandalika Angkat Bicara


Pelaku Unboxing Properti Ducati di WSBK Mandalika Angkat Bicara

LOMBOK GROUP, NEWS | Kejadian tidak terduga terjadi menjelang balapan terakhir World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Indonesia pada akhir pekan depan (20-21/11/2021) mendatang.

Keputusan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membuka beberapa kotak berisi motor balap para rider World Superbike (WSBK) di pit building samping lintasan lurus Sirkuit Mandalika, membuat pihak Ducati meradang.

Menurut laporan dari laman Speedweek, Kamis (11/11/2021) dini hari WIB, kejadian tak terduga terjadi pada Rabu (10/11/2021) siang menjelang sore WITA. Sejumlah media sosial menampilkan cuplikan seorang staf trek dari Mandalika Grand Prix Association (MGPA), promotor lokal, membuka boks kargo milik Ducati.

Saat itu terlihat dengan jelas salah satu kendaraan superbike warna merah Ducati Panigale V4 R milik pabrikan Aruba.it Racing – Ducati.

Baca Juga:  Triliunan Rupiah Untuk Mandalika Cuma Jadi Cadangan MotoGP 2021? ITDC Harus jelaskan!

Foto properti milik Ducati ini tersebar di media sosial dan sejumlah pemberitaan media massa.

Pada bagian kaca depan motor tersebut tertulis nama Rinaldi. Itu artinya motor Ducati tersebut milik pembalap asal Italia, Michael Ruben Rinaldy yang kini menduduki posisi keempat klasemen sementara WSBK 2021.

Menurut pengakuan pelaku, unboxing properti milik Ducati tersebut dilakukan oleh pihak Bea Cukai untuk melakukan pengecekan kelengkapan Dokumen.

“Jadi, pengambilan gambar sebenarnya diambil saat proprti sudah dibuka oleh Bea Cukai pas pengecekan Dokumen” ungkap pelaku melalui keterangan tertulisnya (11/11).

Baca Juga:  Tanah Sirkuit MotoGP Mandalika Masih Sengketa, Bawa Parang Warga Tolak Penggusuran

“Tapi saya tetap salah karena saya telah menvideokan proses pengecekan dan saya minta maaf sebesar-besarnya kepada seluruh rakyat Indonesia karena telah bikin malu” lanjutnya.

Lebih lanjut pelaku juga brterima kasih karena sudah diingatkan dan diberi pelajaran atas ketidaktahuannya terkait soal larangan pengambilan gambar dan video.

Untuk diketahui, kargo logistik WSBK hanya boleh dibuka oleh otoritas kepabeanan negara setempat dan tim pemilik kargo. Hal ini untuk mencegah kemungkinan terjadinya spionase dan manipulasi dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Direktur Eksekutif WSBK Gregorio Lavilla, meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak Ducati. Gregorio Lavilla mengaku telah menindak tegas karyawan yang membuka kargo tersebut.

Baca Juga:  Diresmikan Jokowi, Jalan Bypass Penghubung Bandara ke Sirkuit Mandalika Dibongkar Warga

“Kami sungguh meminta maaf sebesar-besarnya. Insiden ini di luar kontrol kami. Karyawan yang membuka kargo tersebut sudah dipecat,” kata Gregorio Lavilla.