[Breaking News] Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap POLISI Subuh Tadi
![[Breaking News] Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap POLISI Subuh Tadi [Breaking News] Petinggi KAMI Syahganda Nainggolan Ditangkap POLISI Subuh Tadi](https://i0.wp.com/news.lombokgroup.com/wp-content/uploads/2020/10/PETINGGIKAMI.png?fit=640%2C369&ssl=1)
Anggota Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan ditangkap polisi pada Selasa pagi (13/10). Ahmad Yani, yang juga anggota Komite Eksekutif KAMI, menyebut rekannya itu ditangkap di kediamannya pada pukul 04.00 WIB.
“Ya betul jam 04.00 WIB pagi tadi,” kata Ahmad Yani saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (13/10).
Ahmad Yani menduga Syahganda ditangkap lantaran diduga melanggar Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena petugas yang menjemput mengaku berasal dari Direktorat Tindak Pidana Siber, Bareskrim, Mabes Polri.
“Kami belum tahu sangkaannya, tapi kemungkinan ya UU ITE karena yang nangkap itu Siber. Bareskrim Siber,” katanya.
Saat dijemput petugas, Syahganda tidak didampingi kuasa hukum. Ahmad Yani mengatakan KAMI tengah menyiapkan tim advokasi sehingga nanti akan mendampingi Syahganda dalam menjalani proses hukum.
Ahmad Yani lalu menegaskan bahwa Syahganda tidak mungkin terlibat dalam Dia menampik anggapan jika Syahganda disebut menunggangi atau pun mensponsori.
“Keliru jika ada anggapan seperti itu. Kalau sponsor, ya seperti apa. Pak Syahganda ini kan intelektual. Doktor. KAMI juga gerakan intelektual,” kata Ahmad Yani.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyatakan belum ada info soal penangkapan tersebut di Polda. Sementara Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengaku akan mengecek terlebih dahulu ihwal penangkapan Syahganda Nainggolan.
“Nanti dicek ya,” kata Argo.
POLITISI DEMOKRAT ANGKAT BICARA
Politisi Partai Demokrat, Rachland Nashidik angkat suara terkait penangkapan petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Syahganda Nainggolan
Rachland menyebut Syahganda merupakan mantan aktivis mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB). Ia mengatakan Syahganda bukan seorang pelaku kriminal.
“Syahganda teman lama saya. Eks aktivis Mahasiswa ITB bersama @fadjroeL dkk. Seniornya adalah @pramonoanung. Saya tak selalu setuju dengan pendapat-pendapatnya. Tapi ia jelas bukan kriminal atau penghasut SARA,” kata Rachland di akun Twitter pribadinya, @RachlanNashidik, Senin (13/10).
Mantan Wasekjen Partai Demokrat itu meminta Presiden Jokowi segera membebaskan Syahganda Nainggolan.
“Pak @jokowi, atas nama demokrasi, bebaskan Syahganda segera!,” tandas Rachland.
Hal serupa dikatakan petinggi Partai Demokrat, Andi Arief. Ia meminta polisi segera membebaskan Syahganda.
“Bebaskan @syahganda yang saya dengar ditangkap gara2 UU ITE di subuh buta tadi pagi,” tegas Andi Arief di akun Twitternya.
Selain itu Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Massardi juga menanggapi penangkapan Syahganda yang dituduh menyebarkan berita bohong.
“Jangan bohong. Bohong itu dosa. Jika kebohongan ciptakan keonaran ada deliknya. Kita lihat di mana bohongnya Syahganda. Situasi kian penuh sangsi,” katanya melalui akun Twitter @AdhieMassardi.