• Lombok, Nusa Tenggara Barat

Pelaku Pembakar Halte Transjakarta Profesional Dan Tau Sidik Jari, By Desain Kah?


Pelaku Pembakar Halte Transjakarta Profesional Dan Tau Sidik Jari, By Desain Kah?

Sebanyak 18 halte Transjakarta rusak saat aksi demonstrasi berlangsung di sejumlah titik di Jakarta, Kamis (8/10). Delapan di antaranya hangus terbakar. Total kerugian ditaksir sedikitnya Rp 45 miliar.

“Estimasi kerugian yang dialami Transjakarta setidaknya sekitar Rp 45 miliar sejauh ini,” kata Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas PT Transportasi Jakarta, Nadia Diposanjoyo dalam keterangannya, Kamis.

Sementara itu, warganet rame-rame menduga Pembakaran sejumlah halte Transjakarta saat unjuk rasa menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja itu diduga sudah terencana. Bahkan warganet menduga kuat ada pihak-pihak tertentu yang sengaja mendalangi aksi anarki itu.

Baca Juga:  Pemimpin Bertanggung Jawab: Anies Kunjungi POLDA Metro Jaya Bahas Siswa Yang Ditangkap Saat Demo

Hal tersebut terungkap lewat bebrapa foto yang beredar di lini masa Twitter yang kemudian langsung menjadi viral. Dari foto-foto tersebut memperlihatkan empat terduga pelaku pembakaran yang sangatlah terlatih.

Terlatih yang dimaksud oleh warganet adalah penggunaan pakaian serba hitam oleh pelaku. Selain itu, pelaku juga menggunakan sarung tangan yang disebut warganet sebagai cara menghilangkan bukti sidik jari.

“Terungkap! Pembakar Fasilitas Umum DKI Jakarta Saat Demo UU Cilaka, Pelaku “Profesional” Tau Sidik Jari, BY DESAIN?” duga pengiat sosial @MaspiyuO seperti dikutip redaksi, Minggu (11/10).

Baca Juga:  Beragama Kristen, Sosok Evalina Heryanti di Jajaran PKS

Netizen lainnya turut mengamini dugaan kesengajaan tersebut. Mayoritas mempertanyakan peranan dan keberadaan aparat kepolisian.

“Di foto ini jumlahnya hanya beberapa orang. Mengapa polisi di lokasi membiarkannya? @DivHumas_Polri,” timpal warganet dengan nama akun @basoamir.

Namun demikian, dugaan tersebut masih harus diuji kebenaran faktualnya. Sehingga tidak membuyarkan konsentrasi pengusutan yang tengah dilakukan. (*)