Mengenal WhatsApp GB yang Lagi Trending di Twitter

Mataram – Topik “WA GB” masuk dalam jajaran trending di Twitter Indonesia hari ini. Banyak pengguna Twitter yang mengaku menggunakan aplikasi WhatsApp GB dengan alasan fiturnya lebih beragam ketimbang WhatsApp reguler.
Namun, tidak sedikit pula pengguna yang kurang berminat menggunakannya bahkan mengeluh dengan teman kontak mereka yang menggunakan WhatsApp GB ketimbang aplikasi WhatsApp resmi dari Facebook.
WhatsApp GB adalah aplikasi modifikasi dari WhatsApp yang dibuat oleh pengembang third party. Aplikasi itu tidak bisa di dapat di Google Play Store. Aplikasi tersebut mempunyai fitur yang lebih lengkap serta lebih menarik.
Aplikasi WhatsApp GB menawarkan fitur yang lumayan lengkap, apalagi sebagian fitur tidak ada pada WhatsApp biasa. Perihal inilah banyak orang yang mulai melirik serta menginstall aplikasi GB WhatsApp. Apa sajakah itu?
Berikut sebagian fitur WA GB tipe Terkini:
- Dapat mengubah atau memiliki banyak tema.
- Dalam satu aplikasi dapat menggunakan lebih dari satu akun.
- Dapat kirim pesan tanpa menyimpan nomor kontak.
- Melenyapkan atau menghilangkan centang biru.
- Menyembunyikan Status Online.
- Melenyapkan atau menyembunyikan tulisan sedang mengetik.
- Dapat Membuat Agenda atau jadwal Kirim Pesan.
- Memiliki banyak jenis Font Pesan hingga 255 Karakter.
- Memandang atau melihat Story teman tanpa diketahui.
- Dapat melihat Story yang dihapus.
- Kirim file Foto ataupun Video dengan Mutu HD( Original Dimensi File).
- Dapat Unduh ataupun Copy Status.
- Dapat Kirim Pesan Kosong.
- Pengaturan Pribadi Lengkap.
- Dll
Kekurangan WA GB
Meski banyak kelebihan yang terdapat pada aplikasi GB Whatsapp tetapi terdapat pula sebagian kekurangannya salah satunya aplikasi ini rawan banned.
Sebab aplikasi wa mod ini dibuat dan dibesarkan dari pihak ke- 3, artinya aplikasi ini ialah aplikasi yang tidak resmi dari Whatsapp Inc. dan disarankan agar lebih bijak dalam menggunakannya.
Menurut WhatsApp, aplikasi WA MOD tak bisa memvalidasi keamanan aplikasinya. Selain itu juga aplikasi tidak resmi itu bisa membahayakan data dan privasi pengguna sebab bukan berasal dari sumber yang bisa dipercaya.
Potensi bahaya lain adalah aplikasi tersebut bisa membawa virus dan malware berbahaya untuk perangkat yang digunakan.
“Aplikasi tidak resmi ini dikembangkan oleh pihak ketiga dan melanggar Persyaratan Layanan kami. WhatsApp tidak mendukung aplikasi pihak ketiga ini karena kami tidak dapat memvalidasi praktik keamanannya,” jelas WhatsApp dikutip dari laman FAQ perusahaan.